Kejutan “2 Windu” dari PT Gizi Indonesia

Hai, Sahabat! Di akhir pekan ini sebenarnya ada dua agenda minggu lalu yang ingin saya bagi, tetapi karena draft-nya belum selesai digarap, jadilah saya posting dulu yang satu ini, ya. ;)

Oke, coba kita ulangi membaca judul postingan kali ini, ada kata “kejutan” dan “PT Gizi Indonesia” di situ. Memang ada hubungan apa saya dengan PT Gizi Indonesia, sampai-sampai saya diberi kejutan “2 windu”? :?:

Sahabat mungkin masih ingat dengan tulisan saya soal perjalanan 2 windu bersama Gizi Super Cream (GSC). Nah, usai saya membagi link tulisan tersebut ke akun twitter dan fanpage GSC; rupanya saya “dikuntit”, dikirimi DM, hingga akhirnya pagi tadi saya menerima sebuah kejutan dari PT Gizi Indonesia. ;)

Kejutan? Ya! :D  Baca lebih lanjut

Curi Pandang ASEAN University Network Quality Assessment di HPT UGM

Masih menyambung soal working dinner bersama Kementerian Luar Negeri RI dan pengelola media di DIY, kali ini saya akan membagi kisah soal persiapan yang dilakukan oleh perguruan tinggi demi menyambut Komunitas ASEAN 2015.

Apa yang bisa dilakukan oleh akademisi dalam rangka menyongsong Komunitas ASEAN 2015?

Satu di antaranya adalah mempersiapkan kualitas lembaga pendidikan yang nantinya berperan dalam menelurkan lulusan-lulusan berdaya saing tinggi. Poin penting itulah setidaknya yang saya tangkap dari pertemuan awak Jurusan Perlindungan Tanaman UGM di akhir bulan Agustus 2014 lalu. Kala itu Dr. Witjaksono (Ketua Jurusan Perlindungan Tanaman / Hama dan Penyakit Tumbuhan) dan Prof. Triwidodo A. (Ketua Program Studi Ilmu Hama Penyakit Tumbuhan S1) sebagai pembicara utama, memaparkan jadwal berikut hal-hal yang mesti dipersiapkan menjelang ASEAN University Network (AUN) quality assessment yang dilaksanakan tanggal 8—10 September 2014 lalu.

Baca lebih lanjut

Oleh-Oleh Working Dinner Bersama Kemenlu RI dan Pengelola Media di DIY

Ini dia satu lagi late post yang saya pikir tak boleh dilewatkan untuk dibagi. Apa itu? Kamis petang, 15 September 2014 lalu, sembilan orang emak blogger (termasuk saya) datang memenuhi undangan working dinner bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI dan pengelola media di DIY. Acara yang bertajuk “Peran Media dan Humas dalam Menyongsong Komunitas ASEAN 2015” ini dilangsungkan di Hotel Sheraton Mustika, Jln. Laksda Adisucipto dan dihadiri oleh sekitar 50 orang peserta, di antaranya: pengelola media (wartawan/jurnalis cetak, radio, dan televisi), pejabat penhumas, serta komunitas blogger (Kumpulan Emak Blogger-KEB dan Komunitas Blogger Jogja-KBJ).

press release acara working dinner

press release acara working dinner

Sebelum masuk ke acara inti, para peserta berkumpul di Mataram 3 Grand Ballroom. Beberapa terlihat saling sapa dan memberi salam, termasuk saya. Pertama, menyapa emak-emak tjantiek: Mak Injul, Mak Lusi, Mak  Lies, Mak Ika, Mak Kachan, Mak Arifah, Mak Gesi, dan Mak Novika. Mestinya ada seorang lagi yang emak blogger yang mengkonfirmasi akan datang. Ya, Mak Irul. Ada urusan mendadak di rumah yang membuat beliau terpaksa tidak datang. Sayang sekali. Semoga lain kesempatan Mak Irul bisa turut serta. O ya, setelah beberapa saat ngobrol dengan emak-emak, mampirlah juga saya ke meja kawan-kawan KBJ. Setor muka!  :lol:

Di tengah hangatnya ramah tamah peserta, sekitar pk. 19.00, suara moderator mulai terdengar; mempersilakan kami untuk menikmati santap malam. Alhamdulillah! :)  Baca lebih lanjut

(Sedikit) Cerita dari Workshop Green Lifestyle KOMPAS dan SwitchAsia SCP Indonesia Seri I

Setelah akhir pekan pertama saya menghadiri agenda  khusus perempuan, giliran minggu kedua saya menambah kisah di #SeptemberCeria2014 dengan cerita lain: hadir di acara workshop Green Lifestyle KOMPAS. Saya datang bersama teman-teman Komunitas Blogger Jogja (KBJ). :D Fyi, acara yang terselenggara berkat kerja sama KOMPAS dan Switch Asia SCP (Sustainable Consumption & Production) Policy Indonesia ini merupakan agenda berkesinambungan selama 5 bulan berturut. Di bulan pertama, workshop diselenggarakan pada tanggal 13 September 2014 di Jogja Digital Valley, Sagan. Tema besar yang diusung adalah Green Life: Dont (Just) Recycle, Think First!.

pertama

Mau tahu seperti apa keseruan acara workshop-nya? Yuk, simak terus postingan ini! ;) Baca lebih lanjut

Dua Windu Perjalanan Bersama Tiga Generasi Gizi Super Cream

Tahun ini ada lagi produk jadul (selain motor saya si Ezy) yang genap dua windu bersama saya. Dua windu? Iya, 16 tahun! :D Saya sendiri tidak pernah terbayang sebelumnya, ternyata saya sudah bersama Gizi Super Cream selama itu. ;)

Sebelumnya, apa itu Gizi Super Cream (GSC)? Hmm, Sahabat mungkin masih ingat dengan iklan produk krim wajah ini di video berikut. Kala itu tahun 2011-an, Riyanni Djangkaru yang menjadi model iklannya.

Sudah ingat? :D

Nah, seperti yang tertera pada judul, kali ini saya akan berbagi kisah saya selama memakai produk GSC. Mumpung saya dapat angka istimewa. :D

Baca lebih lanjut

Seru-Biru-nya Halal bi halal Emak Blogger Jogja-Solo-Jateng Selatan

Kalau di Sabtu, 6 September lalu saya menghadiri seminar wirausaha Stiletto Book; selang sehari kemudian ada agenda #SeptemberCeria2014 lain yang tak kalah seru. Apa itu? Yap, acara halal bi halal pertama Kumpulan Emak Blogger (KEB) yang digelar serentak di enam kota di Indonesia: Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali. Nah, untuk KEB Jogja-Solo-Jateng Selatan, acara digelar pada 7 September 2014 bertempat di Bumbu Desa Resto – Sagan, Yogyakarta. Dari sekian banyak kopdar emak blogger, baru kali itu saya benar-benar merasa berada seutuhnya di antara emak-emak. Hihihi. :P

Acara ini tak kurang-kurang partisipan, lho. Bahkan kalau boleh saya katakan, seru! Kenapa? Nanti pasti tahu alasannya, tetap baca postingan ini, ya, Sahabat. ;)

Baca lebih lanjut

Menuju Level Narima ing Pandum

*) sebuah renungan selepas beryoga

Narima ing pandum, sebuah istilah dalam Bahasa Jawa yang berarti menerima apapun yang dikaruniakan oleh Gusti Allah SWT. Sedikit atau banyak, susah atau senang, lapang ataupun sempit … apapun, diterima dengan lega lila, penuh kerelaan hati. Perlu hati seluas samudera dan tingkat kesabaran yang tinggi untuk bisa mencapai level narima ing pandum. Namun, sadar atau tidak, saat saya berada dalam kondisi yang lemah/kekurangan, hati menjadi amat sulit menerima cobaan/teguran dari Yang Maha Esa.

Duh, Gusti, salahkah saya?

Baca lebih lanjut