Prambanan di Suatu Senja

untuk sebuah nama
yang berhasil kueja
kuurai dari suatu masa

untuk sebuah nama
yang membuat ruah gulana
kususuri hangat rengkuhnya meski dalam angan semata

untuk sebuah nama
yang kala itu tak pernah bisa kusisipi cinta
adalah dia penghujung lara nestapa
secarik kenangan dalam ruang setengah hampa
adalah dia dan sebuah nama,
Prambanan di suatu senja

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway The Fairy and Me yang diselenggarakan oleh Nurmayanti Zain