Cerianya Sup Jagung ala Yu Pulen

Memasak? Satu kata ini bagi saya bukan barang asing. Sedari saya duduk di kelas 3 SD selalu saja merasa excited untuk mencoba dan bereksperimen dengan kompor dan penggorengan ibu. :mrgreen: Maklumlah beliau sering meminta saya menjadi asisten chef saat beliau menyiapkan menu makan keluaga sederhana kami. Keinginan untuk terus belajar, termasuk belajar memasak, selalu ada. Sayangnya, saya tidak selalu punya kesempatan masuk dapur tiap akhir pekan. Entah karena malas (faktor utama sepertinya :lol: ), atau juga karena ada kesibukan yang mesti saya selesaikan di luar rumah. Namun, bukan berarti saya tidak pernah sama sekali menyentuh dapur, tentu tidak. Ingat pesan ibu, yang namanya perempuan itu kodratnya kelak adalah mengurus rumah tangga dan memasak adalah salah satu bagian pentingnya.

“Setinggi apa pun kowe mau belajar.. mau sarjana S berapa pun, jangan pernah lupakan dapur..”

Oleh karena itu, sedikit-sedikit saya belajar memasak. Nah, salah satu resep andalan saya beri nama Sup Jagung Ceria. Memasaknya memang harus dengan ceria, saya meyakini bahwa suasana hati berpengaruh terhadap masakan. Hal ini membuat saya teringat pada kepercayaan leluhur bahwa bila seseorang memasak dan rasa masakannya asin, itu tandanya ia minta dinikahkan hehehe.. :lol: *lupakan! :mrgreen:

Nah, seperti apa itu Sup Jagung Ceria ala Yu Pulen? Baiklah, mari kita mulai! :D Lanjut membaca

New Taste of Klepon Ala Yu Pulen

Klepon? Ya, sebagai orang Indonesia, khususnya Jawa, tentu tidak asing dengan penganan khas yang satu ini. Bentuknya yang bulat sebesar bulatan bola pingpong (kadang lebih kecil) dibalut dengan kelapa parut dengan rasa manis isinya gula jawa, menjadikan klepon nikmat disantap saat ngobrol dengan keluarga. Sore-sore ngobrol di teras sambil nge-teh.. hmm, sedaap!! :mrgreen: lalu, apa hubungannya antara klepon dengan saya, hehe.., ini adalah postingan hasil masak saya yang pertama untuk bejana “Ala Yu Pulen”.

Ada apa dengan Yu Pulen? Eits, ini bukan judul film layar lebar lho. Oke, daripada penasaran dengan sebutan ini, biar saya sendiri yang menjelaskannya. Began! Bermula dari kebiasaan saya masak nasi di rumah. Setiap kali saya menanak nasi, pasti jadi  pulen. Tidak heran sebutan pulen pun nyantol. Bagi yang awam dengan istilah pulen, hmm.. pulen adalah istilah untuk menyebut nasi yang teksturnya lembek, bukan bubur tetapi juga bukan nasi aron lho, jadi enaklah dinikmati dengan sambal teri/sambal terong/sambal tomat dengan lauk ikan asin, berbagai jenis pepes, juga bothok. Waduh, bikin lapar mode on, hihi :P Lanjut membaca