Catatan April di Akhir Pekan Pertama (1): Jumat & 3ST

Di akhir pekan pertama bulan April 2012 yang memang boleh dibilang long weekend ini, ada beberapa hal gila terjadi. Baiklah, sebelum saya memaparkan segala hal gila tadi saatnya saya update kondisi terkini. Alhamdulillah batuk saya sudah reda, tinggal pemulihan. Saya minta rehat memberi privat malam hari selama hampir dua minggu. Beberapa siswa berikut orang tuanya sudah bolak-balik menghubungi saya. Alasan klasik: kangen! :mrgreen: Ah, saya juga kangen; sangat merindukan aktivitas itu. Saya memang harus bersabar menikmati rehat ini. Tidak ada acara keluar menggoda angin malam. Tidak ada acara menikmati akupuntur wajah oleh butiran hujan. Tidak ada moment iseng mengambil foto langit senja di tengah lahan persawahan. Itulah mengapa, saat saya ingat saya benar-benar free di long weekend ini, ide gila saya pun bermunculan.

Jumat: 3ST (Saya Sudah Siap Tepar) 

Saya merencanakan untuk tepar setepar-teparnya. Lho, mengapa? Saya baru ingat kalau sudah jadwalnya memenuhi permintaan Peri Cacing. Itu lho, yang suka di nongol di teve: iklan Combantrin (numpang nyebut merk ya :mrgreen: ). Terakhir kalinya membombardir cacing di saluran pencernaan saya, itu sekitar akhir tahun 2010. Hahaha sudah ada satu tahun lebih. Hm, siapa yang tahu ada apa di balik porsi makan yang (hampir selalu) besar padahal itu berarti berbanding terbalik dengan ukuran badan saya yang tetap mungil. :?: Saya curiga. :lol: Maka tanpa menampik tudingan kalau saya (sedikit) termakan iklan, saya pun meminta Ning untuk mampir membeli si obat cacing sepulang les. Mengapa juga dikatakan tepar setepar-teparnya? Saya ingat benar apa yang terjadi pada Ning kala dia menenggak dosis sekali minumnya obat cacing bernama alias Pirantel pamoat ini beberapa waktu lalu. Selama tiga hari Ning mengalami drop kondisi. Badan lemas, diare, hilang nafsu makan (anoreksia), pusing, dan mengantuk. Itu kan berarti tepar setepar-teparnya dalam bahasa gaul nan ringkas. Hm, saya terpikir jargon baru untuk obat ini: “Bukan sekadar obat pencahar:mrgreen:

pirantel pamoat

pirantel pamoat, bukan sekadar obat pencahar

Lanjut membaca